Teknik Forehand Grip dalam Permainan Bulu Tangkis
Forehand grip adalah salah satu teknik dasar dalam permainan bulu tangkis yang sangat penting untuk dikuasai oleh setiap pemain. Teknik ini digunakan saat melakukan pukulan forehand, yaitu pukulan yang dilakukan dengan memukul shuttlecock menggunakan sisi depan raket. Forehand grip yang benar akan membantu pemain mengoptimalkan kekuatan, keakuratan, dan kecepatan pukulan.
1. Pengertian Forehand Grip
Forehand grip adalah cara memegang raket dengan posisi telapak tangan menghadap ke depan, seolah-olah kita sedang berjabat tangan dengan raket tersebut. Grip yang benar memberikan kendali penuh atas raket, memungkinkan pukulan yang lebih kuat dan akurat.
2. Langkah-Langkah Memegang Forehand Grip
![]() |
| Forehand Grip. |
a. Peletakan Tangan pada Pegangan Raket
- Pegang pegangan raket dengan tangan dominan (kanan untuk pemain tangan kanan, kiri untuk pemain tangan kiri).
- Letakkan telapak tangan pada pegangan raket dengan cara menggenggam pegangan seperti sedang berjabat tangan dengan raket.
- Ibu jari harus berada di sisi raket, membentuk huruf "V" antara ibu jari dan jari telunjuk. Posisi ini akan memberikan keseimbangan dan kontrol pada raket.
b. Posisi Jari-Jari Tangan
- Jari telunjuk berada di sisi raket, membentuk sudut yang nyaman.
- Jari tengah, manis, dan kelingking mengikuti kontur pegangan raket, memberi stabilitas.
- Pastikan grip tidak terlalu kencang atau longgar, cukup dengan kekuatan yang nyaman agar raket tetap stabil saat digunakan.
c. Posisi Ibu Jari
- Ibu jari diletakkan pada sisi pegangan raket yang lebih besar (bagian belakang), memberikan daya dorong yang lebih kuat saat melakukan pukulan.
- Posisi ibu jari ini sangat penting untuk menciptakan kontrol yang lebih baik, terutama saat melakukan pukulan forehand drive atau smash.
3. Service Forehand
Servis forehand merupakan salah satu teknik dasar yang penting dalam bulu tangkis. Teknik servis ini digunakan untuk memulai permainan dan mengarahkan shuttlecock ke area lawan dengan tujuan mengganggu dan mengontrol serangan mereka. Servis forehand terdiri dari beberapa jenis, seperti servis pendek dan servis panjang, yang semuanya memiliki kelebihan masing-masing tergantung pada situasi permainan. Berikut adalah penjelasanya:
a. Service Forehand Pendek
Servis ini digunakan untuk mengarahkan shuttlecock ke area depan lawan, tepat di dekat net. Servis pendek sering digunakan dalam permainan ganda untuk menekan lawan dan memaksa mereka mengangkat shuttlecock.
![]() |
| Gerakan Service Forehand Pendek. (Sumber: Modul PJOK K13 Edisi Revisi) |
Tahapan Pembelajaran:
- Posisi awal: raket dipegang dengan posisi kaki siap melangkah prinsip dasar pegangan forehand, bola dipegang di depan, setinggi pinggang, berat badan bertumpu pada kaki belakang, posisi tangan yang memegang raket di belakang.
- Gerakan: pindahkan berat badan ke kaki depan bersamaan lengan yang memegang raket diayun ke depan ke arah jatuhnya bola, kontak raket dengan bola pada ketinggian paha dengan gerak raket mendorong bola, arah bola bergerak rendah di atas net.
- Akhir gerakan: raket mengarah ke atas lurus dengan gerakan bola, pinggang dan bahu diputar ke depan dan berat badan pada kaki depan. Pandangan mengikuti arah gerak bola, bola jatuh dekat garis servis.
b. Service Forehand Panjang
Servis panjang dilakukan dengan mengarahkan shuttlecock ke area belakang lapangan lawan. Biasanya, servis panjang digunakan dalam permainan tunggal untuk memberikan jarak aman dan waktu bagi pemain untuk bersiap menghadapi serangan.
![]() |
| Gerakan Service Forehand Panjang. (Sumber: Modul PJOK K13 Edisi Revisi) |
Tahapan Pembelajaran:
- Posisi awal: raket dipegang dengan posisi forehand, berdiri sikap melangkah dan bola dipegang sebatas pinggang, berat badan pada kaki belakang dan tangan yang memegang raket di belakang.
- Gerakan : pindahkan berat badan ke depan bersamaan raket diayun ke depan ke arah jatuhnya bola, kontak raket dengan bola pada ketinggian lutut.
- Akhir gerakan: raket mengarah ke atas lurus dengan arah gerakan bola. Pinggul dan bahu diputar ke depan, pandangan mengikuti arah bola, arah bola melambung tinggi dan jauh.
4. Pengembalian Pukulan Service
a. Pengembalian Service Pendek
![]() |
| Gerakan Pengembalian Service Pendek. (Sumber: Modul PJOK K13 Edisi Revisi) |
Tahapan Pembelajaran:
- Posisi awal: berdiri sikap melangkah ± 1 - 3 cm di belakang garis servis pendek. Berat badan tertumpu pada kaki depan. Raket dipegang di atas samping kepala (posisi siap menerima servis). Padangan tertuju pada bola yang akan di servis.
- Gerakan: jika lawan melakukan servis rendah, bergerak ke depan garis servis pendek dengan kepala raket menghadap ke atas, bola dapat diarahkan dengan cara didorong ke tengah lapangan, dipukul drive lurus ke kotak pojok lapangan, dipukul drop menjauhi pemain yang melakukan servis, didorong ke arah pemain pada bagian forehand atau didorong ke arah pemain yang melakukan servis.
- Akhir gerakan: pindahkan berat badan ke depan, pandangan mengikuti arah gerak bola.
b. Pengembalian Service Panjang
![]() |
| Gerakan Pengembalian Service Panjang. (Sumber: Modul PJOK K13 Edisi Revisi) |
Tahapan Pembelajaran:
- Posisi awal: berdiri sikap melangkah sekitar 5 - 6 cm di belakang garis servis pendek dan sekitar 3 cm dari samping garis tengah lapangan. Berat badan bertumpu pada kaki depan. Raket dipegang di atas samping kepala (posisi siap menerima servis). Pandangan tertuju pada bola yang akan dipukul servis.
- Gerakan: apabila lawan (yang melakukan servis) melakukan servis tinggi ke bagian belakang lapangan, bergeraklah mundur ke arah garis belakang, pindahkan berat ke depan dan pukul bola dengan prinsip dasar pukulan forehand.
- Akhir gerakan: pindahkan berat badan ke depan, pandangan mengikuti arah gerak bola.






